#04

aku adalah penikmat sepi. keramaian hanya membuatku gelisah. aku tak pernah suka jadi pusat perhatian. aku suka melakukan hal-hal sendirian. bukan berarti aku anti sosial. hanya saja aku tidak nyaman berada di kerumunan. 

aku adalah pendengar yang baik, aku akan mendengarkan semua ceritamu asalkan kau tak meminta pendapatku tentang masalahmu. bukan berarti aku tidak punya solusi. hanya saja kadang nasihatku bukan yang terbaik. 

aku adalah pemuja gelap. terang terlalu menyilaukan. aku lebih suka temaram. gelap menyejukkan. senyap mendamaikan. 

aku adalah yang ada tidak menggenapkan, dan pergi tidak mengganjilkan. aku tidak selalu pilihan utama. aku hanya bagian dari pilihan.

aku adalah lagu terakhir di daftar putar yang menemani lelapmu. tak sempat kau dengar karena kau sudah nyenyak sebelum aku tiba. 

aku adalah kerupuk yang lupa kau makan karena terlalu sibuk dengan sayuran dan bumbu kacang dalam gado-gado pagimu. tersadar setelah menu utama habis, lau kau biarkan begitu saja. 

aku adalah rumput di halaman rumahmu. tak terlihat hijau karena kau terlalu terpukau dengan rumput tetangga kiri, kanan, depan, dan belakangmu. 

aku ada di sini, bila saja kau berubah pikiran. 

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s