Membandingkan Hidup

pernah suatu hari bertemu kawan lama di sebuah warung kopi, aku sedang beristirahat di perjalanan menuju pulang. sudah bertahun-tahun kami memang tidak bertemu, mungkin selepas kuliah, atau saat sedang sibuk-sibuknya dengan pekerjaan pertama. kawanku ini bukan seorang yang menyenangkan. aku sendiri juga bukan orang yang menyenangkan, jadi sah-sah saja aku menyebutnya tidak menyenangkan, toh aku pun tidak menyenangkan. dengan gelas kopi masing-masing, kami berbincang kecil. … Continue reading Membandingkan Hidup