Kadang~
kadang yang aku butuhkan cuma;hari yang tenang tanpa notifikasi email kantor,kopi yang enak,dan enam triliun rupiah dalam rekeningku. (355/365) Continue reading Kadang~
kadang yang aku butuhkan cuma;hari yang tenang tanpa notifikasi email kantor,kopi yang enak,dan enam triliun rupiah dalam rekeningku. (355/365) Continue reading Kadang~
“BANGSAT!” teriaknya keras sesaat setelah layar komputernya mendadak menghitam. rustam sudah mengetik sejak dua jam lalu dan baru sadar kalau ia belum menyimpan hasil kerjanya. rustam lalu bangkit dari duduknya setelah sebelumnya menggebrak monitor tabung berwarna kekuningan yang umurnya sudah hampir 13 tahun. “KOMPUTER SILIT!” makinya. sebatang rokok dikeluarkan dari bungkusnya. rustam melongok isinya. tersisa satu batang lagi. “ROKOK KIRIK!” hujatnya. saking sibuknya ia hari … Continue reading Tidak Ada Korelasinya
“berputar -putar -putar dalam labirin panjang tanpa akhir.” (the brandals – lingkar labirin) (353/365) Continue reading Labirin
setiap kali aku melihatmu, kamu selalu berkutat pada layar. laptopmu, ponselmu, tv, bahkan matamu terhalang layar kaca mata. tapi setiap aku mencoba menghubungimu lewat situ, kamu tidak pernah ada. sebenarnya kamu di mana? (352/365) Continue reading Kamu Di Mana?
tahu kenapa mengeluh itu enak? karena mengeluh adalah kegiatan yang bisa dilakukan tanpa perlu kemampuan khusus. Satu-satunya kemampuan yang dibutuhkan dalam mengeluh adalah rasa lelah atau capek. dan cara mendapatkan capek itu mudah sekali. kamu kurang tidur? Capek. kamu kebanyakan tidur? Capek juga. kamu keseringan duduk? Capek. kamu kurang duduk? Capek juga. intinya mengeluhlah kamu selagi mau. kalau soal bisa sih, siapa juga bisa mengeluh. … Continue reading Sebuah Keistimewaan Mengeluh