Sebuah Percakapan (06)

“cuy, susah banget ini.” “ngeluh mulu, lu.” “bukan gituuu.” “gini, gini. gua kasih tau. lu itu kaya gini udah berapa lama, sih? jangan kaya anak baru gitu, lah. kemaren-kemaren juga biasa aja. kenapa sekarang ngeluh.” “ga ngeluuuh.” “terus apa namanya?” “ya pengen ngomong capek aja.” “istirahat kalo capek, ga usah kebanyakan ngomong. lu pikir ngomong doang bisa nyelesaiin masalah?” “ehehe.” “cengengesan aja, lu.” “eh, tapi. … Continue reading Sebuah Percakapan (06)

Sudahlah

ada baiknya keinginanmu yang tak seberapa itu diredam dulu mengingat beberapa kali kamu sendiri selalu kecewa dengan hasil yang didapatkan. tahan saja dulu. tahan, tahan, tahan, sampai lama-lama hilang. tapi kalau makin kuat? ya tidak apa-apa, berarti kamu harus menahan lebih lama lagi.   lagi pula bukannya kamu lebih senang seperti ini ya? memelihara perasaan tak berbalas. karena jika berbalas pun kamu bingung sendiri. apa … Continue reading Sudahlah

Mungkin Ini Aneh

untuk kamu. melihatmu seperti aku melihat diriku sendiri. ada sikap ketidak pedulian yang kuat melekat di dirimu. mungkin ini aneh, tapi aku suka itu. entah kenapa aku lebih suka tidak kau hiraukan. aku suka perasaan tersingkirkan itu. mungkin ini aneh, tapi aku suka itu. setiap melihatmu dengan sikap tidak acuhmu. aku semakin yakin bahwa kamu memang menjaga jarak dariku. mungkin ini aneh, tapi aku suka … Continue reading Mungkin Ini Aneh