Manusia-manusia yang Jatuh Cinta Sendirian Akan Mati Lebih Cepat

aku menulis ini karena tidak ada lagi yang bisa diselamatkan.
bahkan diriku sendiri.

aku pernah mencintai seseorang
dengan segenap keraguan yang kupunya.
dan dia pergi,
bahkan sebelum sempat bilang “terima kasih sudah berusaha.”

sejak itu aku tak lagi tahu
apa yang membuat pagi pantas dijemput,
selain kebiasaan buruk
dan jam kerja yang memaksa hidup tetap bergerak.

dunia ini terlalu ramai untuk orang-orang sepi
dan terlalu sunyi untuk orang yang berisik di dalam kepalanya sendiri.

aku pernah berpikir tuhan sengaja menciptakan kopi
supaya kita punya alasan untuk tetap bangun,
meski tak lagi hidup.

lalu aku sadar,
bahwa satu-satunya keajaiban yang masih terjadi
adalah ketika aku berhasil tidur,
dan tidak bermimpi.

(tokoh kita ini masih saja berkutat dengan perkara hati yang dibuat-buat)

What do you think?