Category: #30haribercerita

  • (un)organized

    (un)organized

    saat sedang bekerja, mejaku tidak pernah dalam kondisi rapi. mungkin pernah sesekali, tapi itu tidak bertahan lama. biasanya aku rapikan sebelum pulang atau setelah pekerjaan berakhir. karena aku mau saat mulai bekerja besoknya, kondisinya lebih menyenangkan.

    aku tidak akan banyak bercerita soal meja kerjaku, karena apa yang menarik justru ada di luar itu.

    aku bersyukur dalam setiap lingkungan pekerjaan, aku selalu menemui pribadi-pribadi menarik dan menyenangkan. mereka yang menjaga kondisi bekerja tetap baik-baik saja. tidak semua orang akan sepakat denganmu, begitu pula dengan orang-orang yang kutemui. tidak semua punya frekuensi yang sama denganku.

    bagaimana caraku mengatasi ketimpangan frekuensi itu? tentu saja dengan komunikasi. ngobrol itu perlu, saling bicara untuk tahu satu sama lain itu penting. tapi sialnya, untuk saat ini aku sedang egois, kalau kita tidak punya frekuensi yang sama, lebih baik kita tidak saling bicara.

    #30haribercerita #10

  • Menua

    Menua

    akhir-akhir ini lututku sering sakit sehabis bersila terlalu lama. kalau sedang kumat aku selalu merasa hidupku sudah terlalu lama. padahal umurku baru saja memasuki kepala tiga. dekade paling canggung dalam kehidupan. dibilang muda sudah tidak, dibilang tua juga belum terlalu.

    tapi aneh saja kalau aku merasa sudah tua hanya karena kendala fisik belaka. meskipun perut mulai membuncit, rambut sudah mulai menipis, setiap kena angin malam kentut tidak bisa dikontrol, makan terlalu banyak sudah sulit bergerak, mengikat tali sepatu sudah kepayahan, naik tangga tiga lantai napas sudah mulai menipis, kantuk lebih sering hinggap, dan ingatan sudah mulai kabur. aneh saja kalau aku merasa tua.

    kenapa juga aku khawatir menjadi tua sedangkan mati muda adalah impianku?

    aneh sekali.

    #30haribercerita #09

  • Malam Singkat

    Malam Singkat

    gelas kaca berisi kopi susu dan krimer, sendok kecilnya masih terjaga untuk mengaduk sisa es batu yang mencair dan mulai merusak rasa kopinya. asbak kaleng dengan belasan puntung dari yang hanya terbakar setengah, hingga terbakar sampai ke ujung busanya. korek gas yang berasal dari warung terdekat selalu tersedia, walaupun hanya mengeluarkan api seadanya. tapi cukup. dua bungkus rokok dengan merk berbeda yang diisap bergantian agar tidak menimbulkan efek bosan.

    ponsel tergeletak di sisi kiri, masih tersambung dengan kabel yang berfungsi untuk mengisi daya yang sudah tidak seberapa. pun begitu dengan komputer jinjing yang masih setia untuk dieksploitasi secara berlebihan.

    aku memulai batang kedua semenjak aku mengetik tulisan ini. aroma obat nyamuk bakar semakin menyeruak di ruang kecil di tengah rumah bercampur dengan hangus puntung dan asap tembakau. di luar sana hujan sudah mulai berhenti, tapi hawa dinginnya belum mau pergi.

    mimpi terakhirku cukup mengganggu. kesal karena aku bermimpi indah namun tidak sanggup untuk mengingat dengan rinci apa isinya. semakin berusaha, semakin hilang saja bayangannya. mungkin aku harus lebih banyak tidur untuk lebih bahagia.

    baiklah. aku mulai saja sekarang.

    #30haribercerita #08

  • Merawat

    Merawat

    hey kamu, apa kabar?

    lucu kalau dipikir bahwa kita tidak sejauh itu, tapi tidak pernah juga menjadi dekat. seperti ada jarak dan batas yang sialnya tidak terlihat dengan jelas. bahwa samar-samar kabut tipis itu semakin lama semakin tebal. membuat daya pandang semakin lemah, dan daya jangkau yang semakin mustahil.

    masih rajin aku merawat harapan. berharap ia akan tumbuh semakin besar, kuat, dan membuahkan hasil. tapi ternyata ia malah semakin ranggas, lemah, dan perlahan lunglai.

    mungkin aku terlalu sering mencari sampai lupa bahwa aku sendiri perlu ditemukan.

    bagaimana caranya? entahlah.

    #30haribercerita #07

  • Pengulangan

    Pengulangan

    belum juga genap seminggu tapi aku sudah merasa tidak berguna. hanya menghitung hari diikuti dengan keping-keping yang harus disusun sedemikian rupa agar tidak berserakan dan hilang begitu saja.

    aku rasa hidup memang penuh pengulangan. seperti bermain video game. aku punya kesempatan untuk mengulang level yang tidak berhasil dilewati pertama kali. namun konsekuensinya adalah aku akan kehilangan banyak poin, atau mungkin malah mulai lagi tanpa poin sama sekali.

    tapi semakin sering gagal, seharusnya aku semakin banyak belajar untuk tidak mengulangi kesalahan serupa. seharusnya aku melakukan kesalahan baru, agar bisa belajar lagi. begitu terus, berulang terus.

    ah, aku tidak boleh banyak mengeluh.

    #30haribercerita #06